Forex vs SahamJasa SEO – Forex atau foreign exchange adalah kegiatan transaksi perdagangan atua pertukaran mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain pada suatu bursa valas lintas nasional yang berlangsung secara terus-menerus selama 24 jam. Sedangkan saham adalah surat berharga yang menunjukkan bukti andil kepemilikan atau entitas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan Badan Usaha Milik Negara yang telah go public. Perusahaan melakukan penjualan saham untuk memperoleh dana non-bank sebagai alternatif; sumber dana untuk pembiayaan tanpa perlu dikembalikan. Perbedaan paling mendasar antara trading forex dan saham terletak pada pelaku utama investasi. Seorang trader forex menentukan sendiri target profit yang diinginkan dan berusaha sendiri untuk mencapainya melalui eksekusi atau perintah-perintah yang telah dipertimbangkan secara matang. Sebaliknya, keuntungan yang diperoleh seorang investor saham tergantung kepada perusahaan di mana ia menginvestasikan uangnya. Sedemikian pula dalam saham, dalam trading forex, tujuan utama adalah mendapatkan keuntungan dari selisih pergerakan harga. Namun ada beberapa hal yg membedakan keduanya. Banyak orang beranggapan bahwa forex lebih menarik untuk di jalankan.

Di pasar saham dikenal praktik perbandaran atau menggoreng saham untuk menaikkan atau menurunkan harga secara signifikan. Biasanya dilakukan oleh mereka yang memiliki dana dalam jumlah besar. Tapi kita bisa menghindari praktik perbandaran ini dengan memilih saham-saham berfundamental baik. Di forex, banyak orang mengatakan kalau nilai pasar forex sangat besar sehingga tidak mungkin digoreng atau dimanipulasi. Sebenarnya manipulasi tetap bisa dilakukan, tapi dalam lingkup yang lebih kecil. Broker forex, terutama broker forex yang tidak jelas legalitasnya, bisa memanipulasi harga. Kalau kita perhatikan grafik harga forex di tiap broker bisa berbeda-beda. Hal ini tidak terjadi di saham, di semua broker saham, grafik saham sama persis. Kemudian broker forex bisa trading melawan kita, misalnya kita ambil posisi long, dia short. Ini berbahaya karena broker tersebut tahu persis posisi kita, karena kita nasabahnya. Trading di pasar saham jauh lebih aman daripada forex karena keamanannya dijamin pemerintah. Dana nasabah disimpan di Rekening Dana Investor di bank. Dana nasabah yang belum dibelikan saham juga dijamin oleh pemerintah. Kemudian saham yang dibeli juga aman karena disimpan di institusi pemerintah (KSEI). Trading saham lebih kompleks dari forex. Di pasar saham Indonesia pada 2014 ada 500 saham perusahaan yang harus dipilih. Sedangkan di forex kita bisa fokus pada satu atau dua mata uang saja, misalnya euro, yen, dsb. Untuk trading gold ya cuma satu yang diperhatikan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *